Liburan, Ajang Penambah Ghiroh Dakwah dan Ukhuwah



Alhamdulillah hiladzi 'alafa baina kulubina faasbahna bini'matihii ikhwana.. Allahumma sholli'alaa muhammad wa'alaa ali muhammad...

Syukur senang dan bahagia ku haturkan kepada Allah SWT sebagai pembimbing dan penuntun utama dalam peradaban hidup ini, dan sholawat untuk Rasulullah SAW sebagai Murabbi terbaik dalam setiap sejarahnya untuk ditiru dan di buru ilmunya. Tak terasa waktu liburan akan segerea usai dan ternyata tak sedikit pelajaran berharga yang dapat diambil, salah satunya pelajaran dalam memanfaatkan hidayahNya yang dengan mudah diberikanNya untuk dimanfaatkan oleh ku dan teman-teman sekawan.

Liburan ini bisa terasa indah, karena banyak aktifitas yang terasa sangat manfaatnya. Boleh ya cerita satu-satu untuk pengalaman :)

1. Awal liburan mungkin diawali dengan mengisi manfaat untuk teman-teman di SMAN 3 Tangerang. Awalnya ada seorang sahabat yang memohon untuk dibantu dalam mengisi adik-adiknya di sekolahannya, permintaan itu ada saat acara Musyawarah Kerja KAMMI Untirta dilaksanaan atau lebih tepatnya saat penyampaian proker dari teman-teman SC, si sahabatku ini tiba-tiba bertanya, "mau kan ngisi di sekolahan?" tanpa basa-basi lagi. Saat aku tanya waktunya yang tak ada halangan langsung saja aku ambil job manfaat itu.
Setelah menjalaninya, menjadi salah satu koreksi diri juga dalam mengenal dan berinteraksi dengan teman-teman dari rohis di sekolah lain, walau aku sudah menginjak dunia kampus, namun akan ada kesan luar biasa bagi pribadiku tentang perkembangan rohis di Tangerang.
Sahabatku pun langsung mengajakku untuk makan sebentar disalah satu tempat makan ala italy, Alhamdulillah kenyang ^_^

2. Tak disangka saat itu aku hanya ingin ke kampus untuk mengumpulkan tugas Fotografiku ke salah satu teman sekelompokku untuk pengambilan nilai UAS semester 3. Sms pun datang, nadanya mengajakku untuk ikut blusukan ke salah satu daerah banjir di Banten, kebetulan sekali aku memang tidak ada kegiatan lagi setelah itu dan pas sekali saat itu aku membawa De'SeLiR (sebuatn untuk kamera DSLR ku hehe), akhirnya tanpa basa-basi pun aku langsung meng"iya"kan ajakan itu.
Banyak ilmu, pelajaran, kenangan, rasa bersyukur amat mendalam, senang, sedih, haru, semangat dan semuanyaaa menjadi satu rasa yang kuat pada saat itu. Aku serasa ikut merasakan penderitaan saudara-saudara disana yang sedang merasakan banjir itu, semnagat untuk terus membantu pun ada, dan besar harapan ini agar apa yang aku dan teman-teman bawa yang itu pun hasil kami mencari sumbangan dari masyarakat Banten ini bisa menjadi manfaat yang luar biasa untuk korban banjir.
Disana banyak terselip dugaan baik pada Allah SWT, bahwa Allah masih menyayangiku yang masih diberi rasa aman dikala hujan menjalar kerumah tanpa ada keluargaku yang merasakan banjir, Alhamdulillah :)

3. Acara JAMBORE LSP PAI yang diadakan kampus pun mewarnai kebahagiaan diliburan kali ini. Aku senang bisa berkontribusi dengan teman-teman panitia dalam acara tersebut. Banyak keceriaan dan pengalaman indah dari acara itu, yang pasti terasa eratan ukhuwah menyerambah pada diri ini dengan adanya kebersamaan saat itu.
Semoga terus tercipta kebersamaan itu, harapan besar.

4. Lanjut dengan kegiatan syuting alias syuro penting acara hebat dan luar biasa (di Kota Tangerang tercinta), dengan orang-orang yang hebat pula. Seminar yang didalamnya terdapat pembicara yang hebat lusr biasa dan aku dengan beberapa teman di amanahi untuk mengatur serangkaian acara yang ada disana.
Sebelum serangkaian acaranya terlaksana, syuro menjadi ladang yang tidak hanya menjadi sebuah ajang memikirkan acara saja, tetapi didalamnya banyak menyimpan banyak manfaat. Sebelum berjalannya syuting, kami para panitia selalu disuguhi dengan taujih hangat penyemangat kalbu dengan ikhlas dari sang penyaji taujih. Rasa-rasanya syuting tak menjadi sia-sia malahan menjadi ladang pencarian ilmu yang bermanfaat untuk diri ini. Subhanallah, kata ini selalu terucap manakala diri ini hadir untuk menjadi salah satu insan yang hadir pada rancangan acara itu.
Hmmm after acara itu berjalan, rasanya ingin sekali aku bergabung kembali dengan teman-teman pencetak generasi kemenangan itu untuk kembali merajut rancangan yang lebih canggih dari sebelumnya. Salah satu sahabat terbaikku yang juga baru mengikuti kebersamaan ukhuwah indah itu, merasakan hal yang sama dan mungkin ia lebih dahsyat perasaan bangganya. Katanya ia merasa dihargai dan diperlukan dalam acara tersebut, malah merasa bermanfaat banget rasanya hidupnya hehe, memang rada lebay tapi itulah ia rasakan. Ternyata melebih apa yang aku rasakan sampai-sampai ia mau terus dan melulu mengikuti acara-acara manfaat lainnya.

5. Mengikuti pelatihan untuk lebih berpikir lagi dalam mengatur diri dalam berbagi. Acara pelatihan ini dilaksanakan bersama teman-teman di Tangerang juga (sebagian teman yang berperan diacara pertama pun hadir), hal ini lebih menambah kemantapan ukhuwah ku dengan teman-teman di Tangerang yang sudah lama tak aku rajut karena kesibukanku di kampus maaf ya..
Aku tak kuasa membendung rasa syukur lagi dan lagi, karena dalam pelatihan ini aku menemukan ilmu untuk lebih peka dalam berinteraksi dengan seseorang dimanapun dengan cara-cara yang mendukung juga cocok sekali untuk kondisi generasi kali ini, pastinya bertujuan membangun peradaban kemanusiaan yang lebih cerdas dan baik lagi, Insya Allah :)

6. Lalu selanjutnya ada acara kampus yang ga kalah seru. Tiba-tiba dapat sms dari sahabat seperjuangan (kakakku, ka'dee yang shaliha), bahwa KAMMDA Banten akan mengadakan acara Pelatihan untuk Kepemimpin pada hari Sabtu Ahad pekan itu. Acara yang juga untuk melatih kepemimpinan diri, untuk diri sendiri maupun orang lain. Awalnya aku tak ingin ikut karena aku pikir akan banyak yang aku persoalkan setelah aku mengikutinya (salah satunya masalah encok pegel linu hehe). Namun entah mengapa ada dzat yang sengaja menguatkan ku untuk ikut acara tersebut.
Awalnya kenapa aku agak malas-malasan disebabkan panitia penyelenggara menurutku belum terlalu  niat membuat acara tersebut. Ada jarkoman yang bilang kalau aku harus kumpul di Alun-alun Serang jam 7 pagi, dengan semangat aku bergegas kesana dengan hati mantap, namun ternyata pertemuan yang telah menantang hatiku itu malah ada di jam 12 siang dan bertepatan bukan di alun-alun melainkan di KAMMDA Banten. Itu emmbuatku seidkit lesu dan merasa ingin mengurungkan diri dari acara tersebut.
Huft, tapi apa yang aku bayangkan tak sesuai dengan egoku saat itu. Aku terus mengikutinya dengan hati setengah semangat, saat aku mengikuti acara pertama aku sudah jatuh karena lemas kurang asupan makanan, mungkin terlalu lelah memikirkan hal yang seharusnya tak usah aku pikirkan saat itu. Namun sudah terlanjur, aku jatuh saat semua peserta acara sedang berbaris sigap. Sebelumnya aku menahan sakit yang aku rasa dibagian lambung dan ginjal yang sebelumnya dibawa lari dilapangan 5x putaran dengan kondisi masih haus (kurang minum), untung saja saat aku jatuh sudah banyak teman yang membopongku, dengan sekuat apa yang aku masih punya, aku berjalan membantu sang pembopong tubuhku yang kecil namun tak enteng ini.
Aku pun di beri minum susu hangat sambil di oleskan balsem ke bagian perut oleh para pantia Akhwat yang standby di dekat tenda panitia. Diabawah pohon rindang aku ditenangkan agar bisa lebih vit dengan segelas susu hangat dan telur bulat yang baru selesai di rebus hangat dan masih terasa mendidih, tak lupa aku minta obat masuk angin yang untuk orang pintar itu hehe, akhirnya aku pun fit kembali dan bisa mengikuti acara hingga usai.
Acara yang diselenggarakan tidak hanya untuk membina fisik yang kuat tetapi juga membina ruhiyah yang mungkin sudah lama ringkih atas khilaf yang tercipta sengaja maupun alfa. Muhasabah yang begitu indah terangkai dalam acara yang menurutku singkat tapi bermaknsa, karena acara hanya berjalan 2 hari 1 malam.
Endingnya pun so sweet, sampai aku merasa indah pada tingkat ukhuwah cintaNya, Alhamdulillah...
Lelah pun tak menjadi kenangan yang membekas, karena lebih membekas rasa hati ini kepada apa yang dihasilkan dari buah manis acara tersebut :)

7. Dan terakhir ini acara di KAMMI Komisariat Untirta yang mempertemukan ukhuwah islamiyah dengan teman-teman dari KAMMI Uhamka, banyak pelajaran yang didapat terutama pelajaran dalam pergerakan. Mereka sangat sulit sekali dalam membina  dan mengelola Komisariatnya yang disebabkan dilarangnya pergerakan mereka oleh kampusnya itu sehingga sampai sekarang pergerakannya masih sembunyi-sembunyi, karena dalam keterangannya jika ada organisasi lain (terutama eksternal) berada dikampus dengan segala kontribusinya lalu organisasi itu tak dapat keterangan resmi dari kampus lalu ada orang yang memakai jaket atau atribut lain dari organisasi tersebut akan ditangkap. Sungguh, hanya untuk berdakwah memang tak ada rintangan yang ringan, karena yang ringan hanya untuk para pemula, jika kita telah diberikan kesulitan yang berlebihan maka disana pula Allah menganggap kedewasaan atau kematangan seseorang/wajihah telah tertanam dan harus dihadapi dengan yang tak sekedar ringan-ringan saja.
Semoga acara ini bisa menjadi acara yang diterima baik dari kedua belah pihak (seolah hehe) dan bermanfaat untuk semua ya, Aamiin :)


Apapun kegiatannya, yang penting percaya bahwa Allah selalu menyertai setiap langkah ini dengan dekapan hidayah dan keringanan dalam lingkaran ukhuwah dakwah yang terajut dengan mudah dan indah Aamiin... ^_^

Wallahu'alam bi showab...



Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO
|Free Template Blogger | BERITA'KU | Indo Tutorials | SEO |
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bagaimana Kabar Ruhiyahmu ?



Alangkah indahnya semesta hidup ini manakala terus diwarnai dengan kebaikan yang membawa kita pada masa yang lebih indah dari saat ini. Salah satunya dengan mengokohkan iman islam dan kecintaan kita pada sang Pencipta, dengan pengaplikasian yang nyata tanpa ada rasa gundah gulana dan menjadi suatu kebutuhan makanan jiwa.

Dengan cinta Allah menciptakan segala kebaikan untuk kehidupan kita didunia ini, dunia yang memang hanya sementara. Allah pun telah mempersiapkan keindahan yang lebih membahana indahnya pada SurgaNya yang telah dijanjikan kepada kita semua dalam ayat suci yang mentereng pada kitab luar biasa, Al-Qur'an.

Sebagai manusia yang ingin mencapai keindahan itu semua tak disalahkan jika mengisi ruhiyah dengan kebaikan. Sudahkah? atau masih berusaha? yang jelas usaha di dunia ini akan terus di legalkan oleh Allah Swt agar kita senantiasa mengaplikasikan kebaikan untuk tabungan di akhirat kelak. Ya, akhirat, sebuah dunia yang didalamnya banyak sekali apa yang belum pernah kita melihat sebelumya di dunia fana ini. Akhrat adalah satu-satunya tempat yang nyata dan Allah siapkan untuk semua insan. Terkadang kita mengabakan apa yang diberikan Allah yang bernama nikmat, nikmat yang berlimpah tak luput dari kehidupan kita ini namun sering kali kita terus mengeluh untuk mendapatkan yang lebih.

Jika kita sudah menginginkan yang lebih dan banyak maka artinya kita juga harus siap mengindahkan aqidah kita kepada Allah. Banyak orang yang mengatakan bahwa setiap kebaikan akan Allah balas kebaikan pula, semua terasa sangat berkesinambungan antara apa yang kita kerjakan dengan apa yang kita lakukan, semua seimbang sesuai usaha kita. Ruhiayh adalah salah satu tempat dimana kadar keindahan rasa cinta kita kepada terukur, bukan dengan alat canggh namun dengan kekuasaan yang Allah miliki, Allah bisa faham apa yang kita inginkan sesungguhnya. Jika memang usaha kita baik maka dan yang kita kerjakan termasuk membangun ruhiyah yang baik sudah terlaksana dengan baik pula, maka tanpa berpikir panjang Allah akan menempatkan nikmat dan keinginan kiita itu pada diri kita segera. Tetapi jika apa yang kita lakukan dalam menata ruhiyah yang baik belumlah maksimal atau bahkan tak ada usaha membangun ruhiyah sama sekali, maka Allah pasti segan untuk memberikan keinginan kita.

Seringkali terpikir dalam benak ni, apakah memang benar-benar ruhiyahku sudah pada kadarnya? di setiap apa yang aku inginkan yang aku usahakan, berasa belum maksimal namun Allah dengan sengaja bukan secara kebetulan memberikan apa yang aku inginkan. Terbesit rasa bingung, padahal apa yang aku inginkan sudah tercapai, hahh itulah aku, itulah manusia yang aku, itulah manusia yang diriku. Apakah dirimu juga begitu?

Semoga saja apa yang kita lakukan memang benar-benar Allah  takdirkan karena ruhiyah yang baik pula, agar bbisa juga menjadi patokan dasar diri ini, karena kita hanya bisa mengukur diri kita dengan hal seperti itu saja, kita tak mungkin memliki alat yang bisa berbicara seberapa ukuran ruhiyah kita. tak jarang ruhiyah in tergoyah mana kala ada hal yang dibuat para pengganggu dunia (syaithan) yang bergleria dimanapun kapanpun kita ada, usaha kta juga untuk bisa bertahan dalam ruhiyah yang baik.

Ruhiyah yang baik pun meliputi apa yang kita ikuti selama ini, apakah baik atau tidak. Ruhiyah yang adanya dalam qolbu ini menjadi patokan dasar kita, namun dengan apa yang kita ikuti bisa pula menjadi alat pendukung yang luar biasa. Dengan mengikuti pengajian rutinan (halaqoh) menjadikan diri ini lebih terjaga dan banyak yang menjaga. Dalam mengikuti lingkaran pekanan tak selamanya membuat kita terjaga, tak jarang pula keburukan menimpa hat ini jika sedang lalai dan lain sebagainya. Yang terbesit dalam benak ini adalah, jika ruhyah ini yang setiap pekannya terisi dengan motivasi dipekannya saja masih bisa goyah dan futur, apalagi yang tidak sama sekali mengkuti agenda rutn tersebut, mungkin akan jatuh dan terus meringkih, naudzubillahimindzalik..

Untuk itu, yang mengaku bisa menata ruhiyah dengan baik, tetaplah pada tempatnya, tetaplah berkarya dengan apa yang Allah ridhoi, karena belajar juga seni, karena beribadah juga seni, karena mencintai Allah juga seni yang tak terlepas dari proses penghambaan. Bukan karena kita tekun berharap dan mencari ridho Allah, kita tak bisa menyalurkan seni kita. malahan dengan ketaatan kepada Allah membuat kta terus berpikir bagaimana menata islam yang lebih baik dan mengajak banyak ummat yang telah terperosok pada kejahiliyahan, dan berpikir untuk itu pun seni, seni yang memukau juga akan berdampak baik untuk kehidupan ini, Insya Allah :)

Terus semangat, berkarya dan menyalurkan bakat senimu kepada ummat karena Allah Swt.



Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO
|Free Template Blogger | BERITA'KU | Indo Tutorials | SEO |
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pengalaman ke Amerika ?



Amerika, siapa sih yang gak kenal? sudah jadi biasa ketika kita mendengar Amerika di televisi atau dimanapun. Tetapi kalau kita kesana apakah menjadi biasa? Wah keren rasanya jika kita bisa kesana dengan niat untuk menuntut ilmu. Seperti teman orangtuaku yang sudah lama menetap disana untuk kuliah sambil kerja disana. Mereka berpasangan alias suami istri, mereka menikah pun karena bertemu disana, keren ya. Sama-sama orang indonesia dan sama-sama sedang belajar disana akhirnya sekarang memiliki 2 anak dan menetap disana untuk meneruskan studinya.

Mereka bercerita dengan santai saat ditanya bagaimana bisa ke Amerika dan berdua menetap disana? merka bilang bahwa mereka awalnya memang sama-sama niat belajar disana dan ada yang dengan jalur beasiswa. Akhirnya mereka bertemu disana dan menikah lalu memiliki anak. Saat ibuku bertanya, "kapan ingin kembali tinggal dan menetap di Indonesia?" dan mereka menjawab bahwa Indonesia sangat lah panas, mungkin mereka akan lebih lama tinggal disana.

Memang sih siklus di Indonesia sangatlah bisa dikatakan panas, tapi menurut kita yang setiap hari tinggal di Indonesia tidak merasa sepanas yang mereka rasakan, akhirnya ada rasa jenuh siklus yang menyebabkan mereka menetap disana hingga saat ini, katanya pun puasa kemarin adalah puasa yang terasa panas, karena puasanya pas banget saat musim panas, yang waktu dari sahur ke maghrib itu sangat lama sekali, namun itu tak menjadi alasan. Namun llag-lagi tetap lebih panas disini hehe

Memiliki memiliki 2 anak yang berbahasa campuran, saat anaknya sedang menonton televisi dengan tambahan layanan saluran, mereka berdua ketawa-ketiwi saat menonton Blues clues yang juga pernah ditayangkan di Indonesia. Seolah seperti sedang menonton OVJ mereka tertawa terbahak-bahak, dan ibu saya hanya bisa senyum-senyum sendiri karena ia pun tak faham mereka sedang menertawakan apa hehe. Kedua anaknya menyapa orangtuanya dengan sebutan ibu dan ayah, "supaya tidak terlalu ke bule-bulean" kata ibunya, walau begitu banyak tetangganya disana yang menanyakan what the mean of ayah and ibu? lalu mereka menerangkannya dengan bahasa anak-anak dan lucu haha.

Mungkin sedikit yang aku tau tentang kisah in, namun sangat menginspirasi untukku lebih bisa mengembangkan bahasa inggrisku dan menjadi salah satu cita-cita juga bisa berkeliling dunia lalu menikmati indahnya nkmat yang Allah berikan disetiap Negara. Hmmm semoga bukan hanya ekedar mimpi, melainkan sebagai tujuan yang akan tercapai Aamiin ^_^

Oiya, ada beberapa ceritanya lagi yang menginspirasi, bahwa selama mereka di Amerika, mereka tetap menjalankan pengajian pekanan dengan rutin. Dulu saat mereka bertemu pun (ta'aruf) itu yang menjadi perantaranya adalah pesawat, butuh waktu untuk membuat mereka bertemu dan berta'aruf. Tapi begitulah kisah mereka yang romantis hingga bisa menikah tanpa pacaran sebelumnya. Semoga kebaikan-kebaikan seperti itu bisa tertular untukku (Hayooo kebaikan yang mana? :D), yang pasti kebaikan seperti bisa belajar di luar Indonesia dan menjadi orang yang sukses dalam bidang apapun :)



Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO
|Free Template Blogger | BERITA'KU | Indo Tutorials | SEO |
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Juang...



Juang.. kata yang singkat namun sangat memiliki arti yang besar, biasanya kita mendengar kata ini jika hari pahlawan tiba, hari kemerdekaan dan hari lainnya yang berimbang pada kata itu. Juang yang berarti sebuah pengabdian, pengorbanan nyata tanpa batas sangat diperlukan bagi kita para pemuda harapan bangsa. Gak salah ALLAH Swt menciptakan kita untuk berjuang karena banyak sekali yang harus kita perjuangkan untuk bisa mencapai sesuatu harapan besar.

Juang bukan ahanya kata namun action, bukan hanya makna namun kenyataan, bukan hanya siasat namun pengorbanan yang besar. Kita setiap hari dikasih nafas, dikasih penglihatan yang baik, dikasih pendengaran yang indah, dikasih kesepatan untuk berinteraksi dan semua itu karna ALLAH ingin melihat perjuangan kita, sampai manakah kekuatan kita. Apakah karna berjuang kita menjadi lebih baik dan hebat atau merasa hebat namun sombong? Semua memang ada maksudnya, yang pasti ALLAH masih nyiapin banyak surprise untuk mengisi hari-hari kita, tinggal kita memilih mau berjuang untuk kebaikan atau kemaksiatan?

Perjuangan biasanya ada nilainya, dari segi kekuatan ia bertahan berjuang hingga saat ia letih dan bangkit lagi untuk berjuang. Karena perjuangan adalah pengorbanan yang besar. Jika letih lalu melarikan diri namanya sudah tak berjuang lagi, namun tak dapat dipungkiri bahwa setiap apa yang kita perjuangkan pastilah ada saatnya kesulitan itu datang yang mengakibatkan efek seperti gejala males, susah berpikir dengan baik dan yang paling parah tak ingin berjuang lagi.

Sedikit curhat deh hehe, saya pernah berjuang (yaa namanya juga hidup) untuk mencari arti kehidupan dengan terus belajar dan mencari bakat saya ada dimana. Selagi mencari saya belajar apa aja yang saya temui saat itu, jika ada pelatihan apa aja saya ikut dan pada akhirnya perjuangan itu membuahkan hasil setelah hampir 4 tahun saya berjuang akhirnya saya menemukan apa yang saya bisa dan keterampilan/bakat terpendam saya yang sekarang alhamdulillah bisa bermanfaat buat teman-teman dan lingkungan. Yang pasti apapun perjuangannya tetep kita kudu ikhtiar sama ALLAH, yakin pertolongan dan bakat terpendam kita dikasih sama ALLAH. Proses itu memang mudah diucapkan namun pada aplikasinya kita harus sungguh-sungguh dan kembali lagi pada perjuangan, sejauh apa juang kita menjadi bekal untuk kesuksesan kita.

Perjuangan bisa bikin banyak manfaat diantaranya temen yang banyak, ilmu yang banyak, arti sebuah kehidupan, memperhatikan lingkungan sekitar. Berjuang juga enak kalo bareng-bareng, sendiri-sendiri biasanya akan lama beresnya, kaya kalo kita dakwah enakan bareng-bareng, belajar kelompok juga cepet beres kalo manajemennya bener, terus kalo kita ada kegiatan yang kudu diperjuangin juga enak kalo bareng-bareng yang bisa meringankan beban juang kita. Berjuang juga ga bisa sembarangan, butuh liat-liat sikon dan tetep harus pinter-pinter curi-curi opportunity alias kesempatan emas, sob. :D

Buat temen-temen yang galau gara-gara ga ada semangat juang jangan khawatir, teruslah positif thinking sama ALLAH dan pasti perjuangan kita ga bakal sia-sia, jika emang perjuangan yang kita jalankan belum berhasil juga, maka harus di introspeksi tuh.. apa yang salah dengan perjuangan kita sampe-sampe ALLAH aje ga ridho ama perjuangan kita itu. So, perjuangan harus dilandaskan dengan kesungguhan buat dapet ridho ALLAH, sob.

Yuk sama-sama berjuang dan warnai Juang kita dengan apa yang diridhoiNya, karna tanpa ridhoNya perjuangan bukanlah perjuangan. SEMANGAAAT ^_^



Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO
|Free Template Blogger | BERITA'KU | Indo Tutorials | SEO |
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS